Sunday, March 27, 2011

Hati telah letih


sejujurmana hati
ada saja bisikkan
meragui tentang keikhlasan
yang aku pertahankan

adakala letih hati telah menahan rasa
atas buih-buih kecintaan terhadap prasangka
yang merobak ruang kejujuran
hingga pecahnya empangan rasa

biarkan aku sendirian
berjalan atas gejolak jiwa
menempis semua prasangka
demi mempertahankan rasa yang aku bina..

3.07 am
27 mac 2011
uiversiti malaya

4 comments:

tengku said...

sejujur mana kata hati yg telah letih meneliti...sejujur itulah kata minda yg tlh bermain dgn kata-kata..sejujur jugalah jari jemari yg meniti d setiap cebisan keyboard in..setulus itu jugalah apa yg d mimpi yg x berkesudhan hingga hari ini...

Itu Aku said...

setulus mana hati untuk menafsir rasa yang ada
buka setakat jemari menaip di keyboard
luahan kata-kata jiwa yang xterungkap
tq visit blog sap

tengku said...

jari-jemari sentiase mngatur teka-teki..mngatur keindahan terluahlah sebuah puisi...puitis syahdu terdgr di hati..namun kini hnya mnatap melalui blog ini..terkilan rasa sekjap binasa ada sahaja terkilan d jiwa..biarpon gerimis mncurah d langit hingga sampai air mata bertitis...hati yg letih kembali pedih..namun tawakal yg x mampu berpaling..

Itu Aku said...

entah sampai bila membiarkan hati terus meratap kisah-kisah duka,
biarkan jiwa menari bergembira menikmati hidup yang sementara pemberian Allah,
menikmati hidup pada yg hak
usah meratapi derita
biarkan matahari terus memancar
menerangi hidup
Syukur Pada Allah atas nikmatNYa pada hamba yg byk kekhilafan..